Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 September 2011

Kekosongan

Kala senja yang memulai malam di sore itu.
Ditemani hujan yang membasahi rerumputan hijau di taman lalu.
Akankah aku bisa melangkah lagi saat malam tiba?
Aku bertanya pada sekecil harapan di hatiku.
Mungkin, Ya mungkin aku bisa melanjutkan hidupku.
Aku tersenyum kecil pada embun di kelopak bunga layu.
Ku mulai mencari jalan yang kian dekat kian semu.
Mencari kunci untuk membuka sedikit hatiku.
Dan mencoba memulai kisah cinta yang baru.
Tapi aku tersadar kenangan itu sangat sulit terhapus.
Masih terngiang jelas senyumanmu yang kini buatku kalut.
Akankah ini yang terbaik?
Yaa, Mungkin ini jalannya.
Aku akan tetap telusuri lorong kegelapan ini.
Dimana semua terasa sunyi dan sepi.
Aku terdiam dalam kekosongan ini.

Rabu, 31 Agustus 2011

Hitam

Ketika senyuman menjadi bukti dari sebuah kebahagiaan.
Dan ketika air mata menjadi saksi dari sebuah kerinduan.
Aku disini berdiri dari suatu keyakinan.
Dengan adanya kebimbangan antara harapan atau kerapuhan.
Dilema dalam suatu ketiadaan dan kehancuran.
Air mata yang bercucuran tak mungkin lagi terbendungkan.
Sekali lagi aku katakan, aku berdiri disini dari suatu keyakinan.
Dalam sebuah sisi kegelapan akan ketiadaan cinta.
Langkah terseok selalu jadi hal terbising
Memecah kesunyian dalam hitamnya kepedihan rasa.